Download sekarang
  • Media promosi

  • Pembukuan usaha

  • Info bisnis

  • Buku hutang

Tabel Contoh Pembukuan Stok Barang Masuk dan Keluar juga Cara Membuatnya

Cewek cakep sedang membuat contoh tabel stok masuk dan keluar (Foto:123rf.com)
Cewek cakep sedang membuat contoh tabel stok masuk dan keluar (Foto:123rf.com)

Dalam menjalankan usaha, mencapai penjualan yang tinggi adalah target semua pebisnis. Tapi, penjualan yang tinggi ini belum tentu menjamin kelangsungan usaha dalam jangka panjang jika tidak memperhatikan hal-hal pendukungnya. Salah satunya, memperhatikan stok barang.

Pembukuan stok barang baik masuk atau keluar sama pentingnya dengan pembukuan penjualan. Jangan sampai, karena tidak dapat mengelola stok barang, usaha kamu sulit berkembang dan malah lebih kecil dari sebelumnya.

Sebelum melihat contoh pembukuan stok barang masuk dan barang keluar, yuk, kenali dulu fungsi pembukuan ini dan urgensinya untuk menjaga kesehatan usaha kamu.

Pengertian Buku Stok Barang dan Fungsinya

Contoh pembukuan stok masuk dan keluar
Contoh pembukuan stok masuk dan keluar

Pembukuan stok barang adalah jurnal keuangan yang menggambarkan arus stok barang atau persediaan barang daganganmu. Buku ini mencatat jumlah barang yang tersedia, barang yang masuk, barang yang keluar, beserta harganya.

Alasan buku ini harus dibuat adalah karena stok barang memiliki sifat yang mudah hilang, rusak, dan rawan penyelewengan. Jika mengalami hal ini, kamu harus mengeluarkan uang lagi untuk melakukan penggantian. Ini akan menjadi hal mubazir, mengingat, jika dengan pengawasan yang baik, kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk hal yang lebih bermanfaat lainnya, misalnya menambah jenis barang baru untuk melengkapi varian jualan.

Pembukuan stok barang masuk dan keluar dapat membantu kamu mengawasi stok barang dan mengambil keputusan paling tepat terkait hal ini. Berikut fungsi buku stok barang secara lebih lengkap: 

1. Mencatat pergerakan stok

Salah satu fungsi pembukuan ini adalah mencatat pergerakan stok. Dalam penggunaannya, kamu bisa tahu, mana barang yang sudah keluar, jumlah barang yang masih tersedia, atau ada barang yang diretur oleh pembeli. Ini bisa menjadi dasar pertimbangan untuk pembelian barang berikutnya.

2. Melihat arus penjualan

Membuat buku stok barang membantu kamu melihat barang yang paling laris atau banyak terjual. Sebaliknya, kamu juga dapat melihat barang yang perputaran barangnya cukup lambat alias jarang dibeli. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui, mana barang yang sudah perlu dibeli kembali sebagai stok, mana yang belum perlu dibeli ulang.

3. Mencatat harga barang modal

Terkadang, satu barang tidak memiliki harga yang selalu sama ketika kamu membelinya. Harga barang bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi membeli atau jumlah barang yang kamu beli.

Jika kamu membeli barang di toko dengan jumlah sedikit, tentu harganya bisa berbeda ketika membeli di toko grosir dengan jumlah banyak. Belum lagi jika supplier atau pemasok menaikkan harga. Barang di gudang kamu akhirnya punya harga beragam yang akan sulit kamu ingat.   

Agar kamu tidak kesulitan mengingat berapa modal yang kamu keluarkan untuk pembelian barang di awal, pembukuan stok bisa membantu kamu menemukan harga rata-ratanya. Dengan begitu, kamu juga menghindari salah harga ketika menjualnya kepada pembeli. 

4.  Mencocokkan jumlah barang

Buku stok barang bermanfaat untuk mencocokkan jumlah barang di gudang dengan catatan pembukuan. Jika ada selisih barang, kamu bisa menemukannya dan segera mengatasinya.

5. Mengendalikan arus stok barang

Buku stok barang juga membantu kamu jika ingin mempercepat atau memperlambat barang keluar dari gudang dengan alasan yang sudah kamu pertimbangkan. Misalnya, ketika terjadi kelangkaan barang modal atau untuk memenuhi pesanan yang sudah dijanjikan.

6. Menghindari kecurangan

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, barang stok mudah rusak, hilang, dan rawan penyelewengan. Tindakan penyelewengan atau kecurangan bisa terjadi dari pihak mana saja, baik internal maupun pemasok. Caranya, mulai dari pencurian barang sampai manipulasi data stok.

Jika terjadi hal ini, kamu malah perlu membuat pengeluaran yang tidak seharusnya untuk mengembalikan keseimbangan stok barang. Karena itu, buku stok barang dapat menjadi pegangan kamu agar tak kehilangan kontrol atas barang-barang di gudang.

7. Menjadi bahan pertimbangan keputusan penting

Fungsi lainnya buku stok adalah sebagai bahan pertimbangan kamu menentukan keputusan penting untuk bisnis kamu. Stok barang atau persediaan adalah pedang bermata dua. Jika kamu punya stok barang berlimpah di gudang, ini bisa diartikan sebagai dua hal. Pertama, toko kamu punya persediaan yang kuat. Kedua, barang kamu tidak laku-laku amat dijual.

Dengan buku stok barang yang akurat, kamu bisa menentukan langkah strategis. Misalnya, untuk stok barang yang sudah cukup lama mengendap di gudang, kamu bisa memberikan tawaran diskon 20%-50% untuk menarik pembelian. Atau, jika kamu memiliki toko online, kamu juga dapat menyertakan giveaway atau pemberian hadiah untuk pembeli yang diambil dari stok lama kamu.

Beberapa cara ini bisa mengurangi beban gudang dan mengembalikan keseimbangan stok barang. Selain itu, kamu bisa mengubah barang simpanan di gudang menjadi dana cair yang bisa digunakan untuk keperluan bisnis lainnya.

Baca juga: 

Contoh Pembukuan Bendahara dan Cara Mudah Membuatnya

Contoh Mudah Membuat Pembukuan Toko Sembako Manual

Pengertian Pembukuan Usaha, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Tabel contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar, juga cara membuatnya

Tabel contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar
Tabel contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar

Semakin laris usaha yang kamu jalankan, semakin banyak catatan mengenai perputaran barang di buku stok. Buatlah label untuk barang-barang yang kamu jual untuk memudahkan pencatatan sekaligus menata barang di gudang.

Nah, untuk memudahkan, simak tabel contoh pembukuan stok barang masuk dan keluar berikut ini. Untuk membuat buku stok sederhana dan mudah, kamu dapat membuat beberapa kolom dalam pembukuan:

- Kolom 1 untuk tanggal transaksi

- Kolom 2 untuk jenis barang

- Kolom 3 untuk kode barang

- Kolom 4 untuk stok awal

- Kolom 5 untuk stok baru

- Kolom 6 untuk total stok

- Kolom 7 untuk stok keluar

-  Kolom 8 untuk sisa stok

Contoh pembukuan stok barang

Contoh pembukuan stok barang
Contoh pembukuan stok barang

 

Kamu juga bisa membuat buku stok versi lainnya yang menyertakan nilai pembelian dan penjualan. Ini bisa membantu menginformasikan harga barang yang kamu beli dan yang akan dijual kepada  konsumen. Kolom yang diperlukan dalam buku stok antara lain:

- Kolom 1 untuk tanggal transaksi

- Kolom 2 untuk jenis barang

- Kolom 3 untuk harga beli barang

- Kolom 4 untuk jumlah stok barang

- Kolom 5 untuk nilai pembayaran yang kamu lakukan (kas keluar)

- Kolom 6 untuk stok yang terjual atau keluar

- Kolom 7 untuk harga jual barang yang keluar

- Kolom 8 untuk nilai pembayaran yang kamu dapatkan (kas masuk)

- Kolom 9 untuk sisa stok terakhir

Contoh buku stok barang:

 

Contoh buku stok barang
Contoh buku stok barang

 

Demikian sejumlah cara untuk membuat buku stok barang masuk dan keluar dengan mudah. Kalau kamu sudah tahu pentingnya buku stok barang ini, jangan menunda-nunda membuatnya. Sukses ya bisnisnya!

Yuk, mudahkan pembukuan usahamu dengan BukuMitra!

Download di Google Play Store