Contoh Pembukuan Penjualan Sederhana untuk Bisnis UMKM

Contoh Pembukuan Penjualan Sederhana untuk Bisnis UMKM
Contoh Pembukuan Penjualan Sederhana untuk Bisnis UMKM

Pembukuan penjualan menjadi hal yang sangat penting dilakukan bagi pemilik bisnis. Tidak hanya pemilik bisnis besar, pembukuan penjualan juga dibutuhkan usaha skala mikro dan UKM. Namun tidak perlu khawatir atau merekrut karyawan baru, sebab kamu bisa membuat pembukuan penjualan dengan mudah. 

Kamu bisa mulai membuat pembukuan penjualan dengan melihat dan mempelajari contoh pembukuan penjualan sederhana di bawah ini.

Ingat! Yang penting kamu harus konsisten mengisi setiap bagian dari pembukuan penjualan setiap transaksi terjadi. Dengan begitu, kamu bisa memetik manfaat dari pencatatan uang masuk uang keluar tersebut. 

Manfaat Membuat Pembukuan Penjualan dan Pembukuan yang Lain 

Sebelum memberikan contoh pembukuan penjualan sederhana, kamu perlu mengetahui sejumlah manfaat membuat catatan penjualan. Pembukuan penjualan menjadi salah satu bentuk pembukuan keuangan. Pembukuan keuangan sendiri memiliki banyak manfaat untuk bisnis. Antara lain:

1. Mengetahui kesehatan keuangan usaha

2. Mengetahui perkembangan usaha

3. Mengontrol biaya operasional

4. Menghindari kehilangan aset usaha

5. Mengetahui laba dan rugi usaha

6. Bahan pertimbangan pengambilan keputusan dan strategi usaha

7. Sebagai laporan pertanggungjawaban. 

8. Syarat kredit bank.

9. Mengetahui detail utang dan piutang

10. Membantu menghitung jumlah pajak yang harus dibayar

Baca juga: Contoh Buku Kas Sederhana untuk Usaha Kecil

Tips dan Cara Membuat Pembukuan Keuangan Sederhana

1. Pisahkan Rekening Pribadi Dengan Rekening Usaha

Tips pertama untuk membuat pembukuan usaha adalah memisahkan antara rekening pribadi dengan rekening usaha. Dengan rekening yang terpisah maka pencatatan keuangan bisa dilakukan dengan baik. Pemisahan akan membuat keuangan tidak campur aduk sehingga akan ketahuan secara jelas apakah usaha kamu untung apa rugi.. 

2. Catat Setiap Pengeluaran Secara Detail Sekecil Apa Pun

Pembukuan keuangan adalah catatan keuangan yang bisa memberi gambaran tentang kondisi usaha yang sedang kamu jalani dari waktu ke waktu. Oleh karena itu maka setiap catatan keuangan, baik kecil atau besar akan sangat membantu. 

Pengeluaran-pengeluaran yang harus tercatat, antara lain pembelian bahan baku, biaya operasional, seperti listrik, gas, bahan bakar, termasuk gaji karyawan. Dengan pencatatan yang baik, kamu bisa mengetahui apakah cash flow bisnis dalam kondisi sehat atau sakit. 

3. Pisahkan Catatan Penjualan dari Catatan Keuangan yang Lain 

Pembukuan penjualan sama pentingnya dengan mencatat pengeluaran per hari. Oleh karena itu akan lebih baik jika pembukuan penjualan dipisahkan dari jenis pembukuan yang lain. Selain pemasukan dari penjualan barang dan jasa, kamu juga perlu mencatat pemasukan dari piutang yang sudah dibayarkan oleh pelanggan.

4. Mencatat Stok Barang Jualan

Bisnis, terutama yang bergerak dalam bidang perdagangan dan produksi, pasti memiliki stok barang yang sangat banyak. Tidak hanya banyak dari segi jumlah namun juga dari variasi barangnya. Untuk itulah diperlukan manajemen stok atau persediaan yang baik. 

Agar seluruh kebutuhan usaha dan permintaan pelanggan terpenuhi maka seluruh stok yang ada harus dicatat. Dengan pembukuan ini, maka kamu bisa mengetahui secara persis jumlah persediaan barang yang dimiliki dan lokasi penyimpanannya. 

Dengan manajemen stok yang baik, tidak akan ada stok barang berlebih atau habis. Dengan memiliki catatan stok barang, kamu juga akan lebih mudah memonitor barang yang tersedia sehingga bisa meminimalisir kecurangan karyawan atau supplier.

5. Membuat Catatan Aset dan Inventory

Berbeda dengan stok yang dipakai sebagai bahan baku usaha, aset adalah kekayaan perusahaan, seperti gedung, tanah, mesin, dan kendaraan. Sedangkan inventory adalah persediaan bahan atau barang yang disimpan untuk tujuan tertentu seperti memenuhi kebutuhan produksi ataupun barang jadi yang bisa langsung dijual kembali.

Pembuatan buku inventory diperlukan agar usaha termonitor. Catatan aset dan inventory juga menunjukkan berapa besar kekayaan usaha yang kamu miliki dan mencegah mencegah persediaan barang hilang.

Baca juga: Cara Membuat Poster di HP dengan Mudah

Contoh Pembukuan Penjualan dan Pembukuan Sederhana yang Lain

1. Contoh Pembukuan Penjualan dan Pembelian

 

2. Contoh Pencatatan Stok Barang Masuk dan Keluar

 

 

3. Contoh Buku Kas

 

 

Itu tadi contoh pembukuan penjualan, pencatatan aset, dan buku kas. Semoga bisa bermanfaat dan membantu usaha kamu bisa berkembang lebih besar lagi.