Download sekarang
  • Media promosi

  • Pembukuan usaha

  • Info bisnis

  • Buku hutang

Contoh Kwitansi Pembayaran dan Cara Membuatnya yang Mudah

Contoh kwitansi pembayaran (Foto:123rf.com)
Contoh kwitansi pembayaran (Foto:123rf.com)

Dalam transaksi keuangan, sering ditemukan kuitansi sebagai bukti telah terjadi pembayaran. Banyak orang menuliskan dengan istilah kwitansi. Tetapi penulisan yang baku adalah kuitansi, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Nah, untuk kamu yang ingin membuat kwitansi, cek contoh kwitansi berikut ini. 

Pengertian Kuitansi dan Apa yang Harus Ada Didalamnya

Sesuai KBBI, kuitansi adalah surat bukti penerimaan uang. Jadi, kamu berhak menerima kuitansi setelah melakukan pembayaran, baik setelah melakukan pembelian maupun setelah membayar transaksi yang lain. 

Banyak orang yang menilai, kuitansi sama dengan nota karena menunjukkan adanya pembelian. Padahal, keduanya berbeda. Nota hanyalah memberi informasi adanya pembelian. Nota bisa diberikan sebelum ada pembayaran. Dalam nota dijabarkan barang atau jasa yang dibeli, beserta harga per item dan total yang harus dibayarkan.

Sementara dalam kuitansi, tidak perlu dijabarkan secara detail barang yang dibeli. Dalam kuitansi bisa hanya disebutkan jumlah yang sudah dibayarkan dan pertuntukkannya. Yang terpenting adalah jelas juga siapa yang melakukan pembayaran dan menjadi bukti yang sah telah ada pembayaran. 

Pihak yang menandatangani kuitansi adalah penerima uang dan menyebutkan dengan jelas nama pemberi uang atau yang melakukan pembayaran. Mari mengenal lebih dalam mengenai kuitansi. 

Kuitansi bisa diberikan dalam kesepakatan bisnis dan menjadi bukti bagi pajak bahwa telah ada pengeluaran tertentu. Dalam transaksi tertentu, kuitansi juga membutuhkan tanda tangan di atas materai supaya memiliki kekuatan hukum yang kuat dan menjadi jaminan bagi kedua belah pihak. 

Komponen Kuitansi

Komponen dalam kuintansi
Komponen dalam kuintansi

Dalam selembar kuitansi, harus ditemukan keterangan lengkap mengenai pembayaran telah dilakukan. Keterangan tersebut antara lain:

- Nomor kuitansi untuk menjadi pembeda dari kuitansi lainnya. Nomor kuitansi ini bisa ditulis dengan huruf maupun angka

- Nama orang yang melakukan pembayaran

- Jumlah uang yang dibayarkan atau diserahkan, dalam angka dan tulisan

- Peruntukkan pembayaran yang memperjelas jenis transaksi yang 

- Tanggal pembayaran dan pembuatan kuitansi

- Materai

- Tanda tangan jelas pembuat kuitansi 

Hal Penting dalam Membuat Kuitansi

Jika kamu akan membuat kuitansi, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Antara lain:

1. Jika kuitansi diperuntukkan sebagai bukti penerimaan, maka tulis nama lengkap nama lengkap penerima uang. 

2. Membubuhkan tanda baca titik (.) dalam setiap akhir penulisan kuitansi

3. Tanda titik yang dibubuhkan di akhir penulisan di kuitansi memberi keterangan kalimat telah selesai dan tak bisa ditambahi lagi di luar itu.

4. Tidak menandatangani kuitansi kosong tanpa penjelasan yang jelas 

5. Menulis tanggal dan tempat berdekatan dalam satu kolom

6. Apabila kuitansi memerlukan materai, maka tanda tangan harus di atas materai

7. Mengetahui perbedaan antara kuitansi dan nota untuk jual beli

Fungsi Kuitansi

Dari beberapa penjelasan di atas, kamu bisa melihat beberapa fungsi kuitansi. 

1. Sebagai bukti pembeli melakukan pembayaran

Fungsi pertama adalah sebagai bukti kamu telah melakukan pembayaran. Jika kamu membeli sesuatu dan telah melakukan pembayaran, mintalah kuitansi sebagai bukti yang sah. Andai pembayaran kamu dipertanyakan kembali suatu hari nanti, kuitansi dapat menjadi bukti kuat kamu telah melakukan pembayaran. 

2. Sebagai bukti penjual telah menerima pembayaran

Pihak penjual adalah yang menerbitkan kuitansi. Pembuatan kuitansi menjadi bukti bahwa mereka telah menerima sejumlah pembayaran. Pihak yang mengeluarkan kuitansi wajib mencantumkan dengan jelas nama pembayar agar tidak ada sengketa di masa mendatang. 

3. Sebagai bukti pembayaran transaksi

Fungsi kuitansi lainnya adalah sebagai bukti telah melakukan pembayaran atas transaksi tertentu. Semisal telah menyerahkan uang iuran, kamu berhak menerima kuitansi sebagai bukti pembayaran. 

4. Sebagai bukti kepemilikan

Sebagai bukti kepemilikan, kuitansi juga diperlukan. Misalnya untuk toko ritel, kamu perlu menunjukkan kuitansi pembayaran jika mau melakukan retur atau pengembalian barang.

5. Sebagai bukti transaksi pembayaran yang sah.

Sebagai bukti transaksi pembayaran yang sah, maka kuitansi dapat dihadirkan di persidangan jika terjadi gugatan. 

Bentuk kuitansi

Bentuk-bentuk kuitansi
Bentuk-bentuk kuitansi 

Kuitansi Manual

Banyak kuintansi dibuat secara manual dengan tulis tangan. Biasanya, bentuk kertas kuitansi ini memanjang ke samping. Bentuk kuitansi yang biasa ditemukan yaitu:

1. Buku kuitansi biasanya terdiri dari dua bagian. Ada bagian besar yang bisa dirobek untuk orang yang melakukan pembayaran. Sedangkan bagian kecil disimpan oleh penerima uang. 

2. Kuitansi bisa dibuat rangkap. Bagian atas diberikan kepada pemberi pembayaran. Sedangkan bagian di bawahnya disimpan oleh penerima uang. 

3. Memuat informasi umum yang dimuat dalam kuitansi. Antara lain, nama pemberi uang, jumlah uang yang diserahkan dalam bentuk angka dan huruf, tanggal penyerahan uang, dan nama lengkap dan tanda tangan penerima uang. 

Kuitansi Digital 

Umumnya kuitansi dibuat dengan tulis tangan atau secara manual. Seiring dengan perkembangan di bidang teknologi, kuitansi juga dibuat secara digital dan dikirim dengan digital. Tujuan kuitansi ini untuk memudahkan seorang penjual untuk mencetak kuitansi dan menyimpan kuitansi digital tersebut sebagai salinan. 

Kelebihan kuitansi digital adalah tidak rusak seperti kuitansi kertas. Tetapi, file kuitansi di komputer kemungkinan dapat hilang karena salah simpan. Karena itu, perlu mengatur tempat agar mudah mengakses kuitansi ini.  

Kuitansi digital juga mudah disimpan di ponsel atau komputer. Selain itu mudah dikirim untuk keperluan pembukuan.

Baca juga: 

Contoh Invoice Pembayaran yang Bisa Kamu Contek Langsung

6 Cara Membuat Invoice yang Benar

Cara Membuat Laporan Keuangan di Excel

Jenis Kuitansi 

Sebagai bukti telah melakukan pembayaran, ada beberapa jenis kuitansi yang bisa digunakan:

• Kuitansi transaksi produk

Jenis kuitansi ini menjelaskan telah terjadi pembelian. Dalam kuitansi ini disebutkan jenis barang, tipe barang, harga barang, dan nama pembeli.

• Kuitansi bukti pembayaran 

Kuitansi ini menjadi bukti pembayaran untuk angsuran dan pelunasan

• Kuitansi transfer uang

Jenis kuitansi ini biasanya digunakan perbankan sebagai bukti terjadinya transfer uang. Pada kuitansi jenis ini, terdapat keterangan jelas nama pengirim uang dan nomor rekeningnya. 

• Kuitansi serah terima tunai

Kuitansi ini sering digunakan untuk transaksi penyerahan uang dan dicantumkan jumlah uang yang diserahkan.

Contoh Kuitansi Pembayaran

Contoh Kuitansi Pembayaran Tunai (cash receipt)

Ini adalah kuitansi yang paling umum ditemukan. Kuitansi ini dapat digunakan secara luas sebagai bukti telah terjadi pembayaran. 

contoh kwitansi pembayaran
contoh kwitansi pembayaran

 

Contoh kwitansi pembayaran manual
Contoh kwitansi pembayaran manual

 

Contoh Kuitansi atas Pekerjaan Jasa 

Contoh kuitansi atas Pekerjaan Jasa
Contoh kuitansi atas Pekerjaan Jasa

Itu tadi contoh kwitansi pembayaran dan cara membuatnya, semoga bermanfaat!

Yuk, mudahkan pembukuan usahamu dengan BukuMitra!

Download di Google Play Store