Download sekarang
  • Media promosi

  • Pembukuan usaha

  • Info bisnis

  • Buku hutang

Cara Membuat Pembukuan Keuangan Usaha Kecil

Cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil yang bisa kamu aplikasikan (Foto:123rf.com)
Cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil yang bisa kamu aplikasikan (Foto:123rf.com)

Tidak peduli seberapa besar atau kecil usaha yang kamu jalankan, membuat pembukuan keuangan adalah hal wajib kamu lakukan. Banyak manfaat yang bisa kamu ambil dengan membuat pembukuan keuangan. Dengan pengelolaan dan pembukuan keuangan yang baik, yakinlah usaha kecil kamu akan semakin besar ke depannya.

Pembukuan keuangan usaha kecil yang ideal

Jangan khawatir, pembukuan keuangan untuk usaha kecil sebenarnya bisa dilakukan dengan cara sederhana dan mudah. Yang paling penting dari pembukuan keuangan adalah bisa dipahami dengan mudah dan dilakukan dengan teratur. Sebab, jika dilihat dari artinya, pembukuan keuangan adalah catatan transaksi keuangan yang sudah terjadi dengan teratur.

Nah, kamu bisa membuat catatan pembukuan keuangan secara harian untuk direkap di akhir minggu. Laporan dari akhir minggu menjadi bahan pembukuan di akhir bulan. Periode tutup buku secara bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, atau tahunan, bisa menjadi bahan evaluasi agar kamu melihat kondisi keuangan perusahaan.

Nantinya, kamu bisa menilik kembali angka-angka dalam pembukuan keuangan ini, sehingga memberi gambaran mengenai bisnis kamu sebenarnya.

Manfaat membuat pembukuan keuangan untuk usaha kecil

Manfaat membuat pembukuan usaha kecil
Manfaat membuat pembukuan usaha kecil

 

1. Menunjukkan kondisi keuangan perusahaan

Penyajian pembukuan keuangan merupakan cara menunjukkan kondisi perusahaan. Pembukuan dapat memberikan informasi seberapa baik prospek usaha yang kamu jalankan dalam bentuk mendapat keuntungan atau kerugian.

2. Menjaga aset usaha dan pribadi

Pembukuan keuangan membantu kamu memisahkan aset usaha dengan pribadi. Ini bisa memperlihatkan keuntungan bersih usaha kamu. Selain itu, dapat menjaga kekayaan usaha dari campur tangan keperluan pribadi, dan sebaliknya, menjaga kekayaan pribadi dari penggunaan untuk usaha tanpa dasar perhitungan yang jelas.

3. Menjadi bukti pertanggungjawaban

Meskipun kamu sedang membuka usaha kecil, kredibilitas usaha diperlukan. Penyajian pembukuan keuangan yang akurat menunjukkan perusahaan transparan terhadap kondisi keuangannya. Ini juga menjadi bukti perusahaan kredibel dan berkomitmen dalam menjaga kelangsungan usahanya.

4. Sebagai dasar pertimbangan usaha ke depan  

Dengan pembukuan keuangan harian, kamu dapat melihat seberapa produktif usaha kamu berjalan. Selanjutnya, kamu dapat mengatur strategi bisnis selanjutnya agar usaha kecil kamu dapat bertahan, bahkan berkembang.

5. Syarat mencari pendanaan dari pihak eksternal

Jika kamu mencari sumber permodalan lebih besar, kamu kemungkinan perlu bantuan dari bank, lembaga keuangan pembiayaan, atau investor penyuntik modal. Umumnya, lembaga keuangan resmi dan investor memerlukan bukti bahwa usaha kamu berkembang. Pembukuan keuangan dapat menjadi bukti yang meyakinkan mereka bahwa usaha kamu layak mendapat pinjaman atau suntikan modal baru.

Jenis pembukuan keuangan yang diperlukan usaha kecil

Jenis pembukuan keuangan yang diperlukan usaha kecil
Jenis pembukuan keuangan yang diperlukan usaha kecil

 

Setelah kamu mengerti pentingnya pembukuan keuangan, berikut pembukuan keuangan yang biasanya dibutuhkan oleh usaha kecil:

1. Buku kas masuk

2. Buku kas keluar

3. Buku laba-rugi

4. Buku stok barang dan inventaris

Mari membahas lebih dalam jenis-jenis pembukuan keuangan untuk usaha kecil ini.

1. Buku kas masuk

Pembukuan keuangan untuk aliran uang masuk dan keluar harus dilakukan terpisah. Untuk pembukuan keuangan pemasukan, catatlah produk atau barang yang telah terjual per hari. Pembukuan ini bisa memperlihatkan tren permintaan terhadap produk usaha yang diminati.

Yang perlu dicantumkan dalam buku kas masuk antara lain:

-       Jumlah pembeli

-       Frekuensi pembelian

-       Jumlah produk yang dibeli atau keluar.

-       Uang masuk lain terkait usaha yang bukan berasal dari penjualan

-       Piutang atau pembelian yang belum dibayarkan

2. Buku kas keluar

Sebagai bagian dari pembukuan keuangan untuk usaha kecil, buku kas keluar berfungsi untuk mencatat pengeluaran dengan detail. Manfaatnya, kamu bisa melihat pengeluaran mana yang paling besar dan paling kecil.  

Uang keluar yang perlu dicatat antara lain:

- Pembelian bahan baku

- Pembelian barang modal

- Peralatan di tempat usaha

- Biaya operasional usaha sehari-hari

- Gaji karyawan

3. Buku laba-rugi

Tujuan dari pembukuan keuangan untuk usaha kecil adalah melihat apakah usaha yang dijalankan untung atau rugi. Kamu bisa menemukannya dengan membuat buku laba-rugi ini.

Rumus menghitung laba atau rugi ini cukup mudah:

Keuntungan/ Kerugian = Total Pemasukan – Total Pengeluaran

Jika pemasukan lebih besar daripada pengeluaran, kamu bisa menyebut usaha kamu untung. Sebaliknya, jika pemasukan lebih kecil daripada pengeluaran, maka warung kamu sedang merugi. Dengan buku ini, kamu bisa melacak kembali penyebab kamu untung atau rugi.

Yang perlu dicantumkan dalam buku laba rugi antara lain:

-          Pendapatan Usaha

-          Harga pokok pembelian (modal pembelian)

-          Biaya operasional

-          Beban administrasi

-          Keuntungan / Kerugian

4. Buku stok barang dan inventaris

Sebagai bagian dari pembukuan keuangan, buku stok barang dan inventaris juga penting, lho. Jangan sampai, stok barang kamu habis tanpa pengawasan dan menghambat penjualan. Ketika barang terjual, terjadi pengurangan stok barang. Ketika kamu melakukan pembelian barang modal kembali, stok bertambah.

Kesamaan dari stok barang dan inventaris adalah sifatnya yang mudah habis atau hilang. Karena itu, pencatatan diperlukan pembukuan untuk mengawasi keluar-masuknya stok barang maupun barang inventaris.

Selain itu, pembukuan juga membantu menghindari dari kecurangan atau kesalahan yang dilakukan pihak dalam atau pemasok. Semakin laris usaha yang kamu jalankan, semakin banyak catatan kamu mengenai perputaran barang di buku stok.

Yang perlu tercantum dalam buku stok barang antara lain:

-          Nama barang

-          Jumlah barang awal

-          Jumlah barang ditambah atau keluar

-          Jumlah barang akhir

Yang perlu dicantumkan dalam buku inventaris barang antara lain: 

-          Jenis barang milik perusahaan (laptop, meja kerja, alat tulis, dll)

-          Jumlah barang

-          Kondisi Barang

-          Asal muasal barang (pembelian, hibah, dsb)

Baca juga: 

Contoh Pembukuan Penjualan Baju yang Bisa Bikin Tokomu Makin Maju

Contoh Pembukuan Penjualan Harian yang Bisa Ditiru dengan Mudah

3 Cara Membuat Buku Kas dengan Mudah dan Sederhana

Cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil

Cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil
Cara membuat pembukuan keuangan usaha kecil

 

Ada dua metode yang biasanya digunakan dalam pembukuan keuangan oleh usaha kecil, yaitu single entry (input tunggal) dan double entry (pembukuan berpasangan).

1. Sistem Input Tunggal

Sistem input tunggal ini sederhana sehingga biasa digunakan sebagai pembukuan keuangan untuk bisnis kecil dan menengah. Transaksi yang dicantumkan juga sederhana dan nominalnya kecil.

Input tunggal bisa diartikan sebagai pencatatan transaksi yang dilakukan satu kali. Penerimaan uang dicatat sebagai kas masuk, sedangkan pembayaran dicatat sebagai kas keluar.

Karena sifatnya yang sederhana, pencatatan input tunggal memang memiliki kelemahan. Misalnya, jika usaha kamu memiliki utang dan piutang, tidak bisa dicantumkan dalam pembukuan keuangan sistem input tunggal ini. Kamu perlu mempertimbangkan pembukuan keuangan sistem berpasangan.

2. Sistem Input Berpasangan

Sistem ini biasanya digunakan oleh usaha berkala lebih besar lataran lebih kompleks karena mencantumkan kolom debit (penerimaan) dan kredit (pengeluaran). Kedua kolom ini harus memiliki nilai yang seimbang atau sama.

Dengan keharusan memiliki nilai seimbang, kesalahan lebih kecil dicatatkan. Jika terjadi ketidakseimbangan, maka dapat segera diketahui dan dilacak kembali asal muasalnya.

Pembukuan keuangan dengan sistem berpasangan ini juga dibutuhkan untuk usaha yang ingin mempunyai laporan aset dan kewajibannya. Sistem input berpasangan membuat perhitungan lebih menyeluruh karena memasukkan semua akun saldo.

Kesimpulan

Pembukuan keuangan untuk usaha kecil bisa dilakukan dengan cara sederhana. Banyak manfaat yang bisa kamu ambil jika membuat pembukuan keuangan. Pembukuan keuangan yang akurat juga dapat membantu kamu menghindari kesalahan dan membuat keputusan terbaik untuk usaha kamu.

Yuk, mudahkan pembukuan usahamu dengan BukuMitra!

Download di Google Play Store