Biar Tidak Kelihatan Norak, Ini Standar Ukuran Kartu Nama yang Baik

Standar ukuran kartu nama (Foto:123rf.com)
Standar ukuran kartu nama (Foto:123rf.com)

Di era serba digital, berkenalan dengan membagikan kartu nama masih menjadi sesuatu yang lumrah. Karena itu, kartu nama selain masih menjadi salah satu media perkenalan yang efektif, juga bisa menjadi media promosi yang baik. Bagi pebisnis, kartu nama dapat membantu memperluas jaringan atau networking. Untuk itu nmembuat kartu nama yang baik, yang memiliki ukuran standar kartu nama sangat diperlukan dan bisa menunjukkan apakah perusahaan bonafide atau tidak.

Meskipun usaha yang kamu jalankan adalah usaha kecil, kamu juga perlu kartu nama untuk memperkenalkan diri kamu. Memberi kartu nama sama saja dengan melakukan promosi offline yang memungkinkan produk kamu dikenal lebih luas.

Tapi, rupanya kartu nama tidak bisa dibuat asal-asalan. Kartu nama harus dapat memuat beragam informasi di lembarannya yang kecil. Kartu nama juga punya standar ukuran yang sering menjadi acuan pembuatan kartu nama.

Bayangkan, karena ingin memuat informasi sebanyak-banyaknya, kamu membuat kartu nama dengan ukuran lebih besar dari umumnya. Cara ini malah bisa membuat orang yang menerima kartu nama dari kamu, tidak bisa menyimpannya dengan baik karena ukurannya berbeda. Begitu juga kartu nama dengan ukuran terlalu kecil, ada kemungkinan kartu nama kamu terselip saat disimpan.

Untuk membuat kartu nama dengan standar yang umum digunakan di Indonesia, baca sampai habis ya. Sebelumnya, kita cari tahu dulu, kenapa kartu nama masih sangat penting digunakan saat ini.

Fungsi dan Manfaat Kartu Nama

Fungsi dan manfaat kartu nama
Fungsi dan manfaat kartu nama

Kartu nama masih merupakan media efektif dalam perkenalan diri. Selain itu, kartu nama memiliki banyak fungsi dan manfaat di balik lembarannya yang kecil. Berikut sejumlah fungsi kartu nama dan manfaat saat memberikannya kepada pihak lain:

- Mempermudah perkenalan diri

Kartu nama mencantumkan berbagai jenis informasi mengenai kamu, jabatan, dan perusahaan. Saat memberikan kartu nama, perkenalan bisa terlihat lebih formal dan calon konsumen dapat memberikan kepercayaan lebih. Perkenalkan juga diri kamu secara singkat dan jelas saat memberikan kartu nama.

- Bertukar informasi

Kartu nama bia memudahkan kamu bertukar informasi dengan calon konsumen. Kamu juga akan lebih mudah dihubungi saat memiliki keperluan terkait bisnis.

- Sarana promosi

Saat kamu memperkenalkan diri, kamu juga berkesempatan memperkenalkan perusahaan atau bisnis yang sedang kamu bangun. Kamu bisa mencantumkan logo dan tagline di kartu nama untuk memberi informasi bidang atau produk yang sedang kamu tawarkan.

- Melebarkan networking

Salah satu manfaat dari memberi kartu nama adalah memperluas jaringan. Kamu bisa memberikan kartu nama kepada pebisnis yang bergerak di bidang yang sama untuk peluang kerja sama, atau memberikannya kepada calon konsumen, serta kepada pihak lain yang memungkinkan terbukanya kerja sama baru.

Standar Ukuran Kartu Nama

Setelah mengetahui fungsi dan manfaat kartu nama sebagai media promosi offline, ini saatnya kamu membuat kartu nama. Bagaimana membuat kartu nama sesuai standar ukuran?

Sebenarnya, tidak ada ukuran paten yang saklek sama sekali untuk kartu nama untuk bisnis. Ketika kamu menerima kartu nama dari klien potensial atau mitra bisnis, kamu mungkin menemukan ada yang ukurannya lebih besar, lebih kecil, atau berbentuk unik. Tentu saja, karena kartu nama dibuat oleh percetakan berdasarkan keinginan pebisnis.

Tetapi, jika kamu perhatikan, tidak ada ukuran kartu nama yang benar-benar berbeda jauh satu sama lain. Ini karena ada acuan ukuran standar kartu nama yang biasa digunakan di berbagai negara. Umumnya, perusahaan percetakan kartu nama, sudah memuat informasi ini. Jadi, kamu bisa menggunakan standar acuan ini saat membuat kartu nama.

1. Kawasan Asia

Di Kawasan Asia pada umumnya, pebisnis dari negara seperti Hong Kong, China, Singapura, dan Malaysia menggunakan standar ukuran kartu nama 90 mm x 54 mm (atau 9 cm x 5,4 cm).

2. Jepang

Di Jepang, standar kartu nama yang digunakan lebih besar daripada kartu di Asia pada umumnya, yaitu 91 mm x 55 mm (atau 9,1 cm x 5,5 cm).

3. Eropa

Standar ukuran kartu nama di Eropa yang biasanya digunakan di negara Inggris, Prancis, Spanyol, dan Italia adalah 85 mm x 55 mm (8,5 cm x 5,5 cm).

4. Amerika Serikat

Di Amerika Serikat bersama dengan Kanada dan Belanda biasnaya menggunakan standar kartu nama 89 mm x 51 mm (8,9 cm x 5,1 cm)

5. Hungaria dan Republik Ceko

Di Hungaria dan Republik Ceko, ukuran kartu nama bisnis yang digunakan adalah 90 mm x 50 mm (9 cm x 5 cm).

6. Australia, Denmark, India, Indonesia, Kolombia, Norwegia, Selandia Baru, Swedia, Taiwan, Vietnam.

Negara-negara ini menggunakan standar kartu nama bisnis 90 mm x 55 mm (atau 9 cm x 5,5 mm).

Bisa kamu lihat, berbagai negara memiliki standar kartu namanya sendiri. Standar kartu nama ada di kisaran 9 cm x 5 cm. Tetapi di Indonesia, kamu mungkin sebaiknya memiliki kartu nama dengan ukuran 90 mm x 55 mm (atau 9 cm x 5,5 cm).

Perbandingan skala ukuran standar ukuran kartu nama di berbagai negara

Warna Kartu Nama

Setelah menentukan ukuran standar ukuran kartu nama, kamu akan menentukan warna kartu nama. Seperti ukuran, biasanya kartu nama juga tidak memiliki standar warna. Tetapi, warna bisa membuat kesan tertentu bagi penerimanya.

Umumnya, warna dasar kartu nama yang digunakan adalah putih. Ini merupakan pilihan konservatif. Warna dasar kartu putih memungkinkan kamu menunjukkan logo perusahaan secara lebih jelas. Kamu juga bisa menambahkan elemen grafis lain dengan warna lain yang mencerminkan brand kamu.

Warna kartu nama hitam memberikan kesan mewah dan kuat. Sedangkan kartu nama berwarna merah cukup mencolok dan bisa kamu gunakan jika ingin menarik perhatian seseorang.

Kamu juga bisa membuat warna kartu nama dengan pilihan sendiri, semisal silver, hijau, biru. Namun, perlu dipastikan, warna kartu nama ini mencerminkan brand dari produk atau perusahaanmu.

Informasi dalam Kartu Nama

Informasi dalam kartu nama
Informasi dalam kartu nama

Kamu bisa melihat, sebenarnya, antara satu kartu nama dengan yang lainnya tidak terlalu memiliki perbedaan ukuran kentara. Kamu mungkin merasakan perbedaan cukup besar saat memegang kartu nama dengan standar ukuran Indonesia dan Amerika Serikat yang lebih kecil baik dari panjang maupun lebarnya.

Tetapi, standar kartu nama bukan hanya dari ukuran saja. Isi dari kartu nama juga memiliki standar. Meskipun bentuknya kecil, kartu nama harus memuat informasi penting di dalamnya. Ini bertujuan, orang yang memegang kartu nama, mudah menyimpan kartu nama dan menemukan informasi penting saat melihat kembali kartu nama tersebut.

Berikut informasi yang harus dicantumkan dalam kartu nama:

1. Nama perusahaan dan logo

Nama perusahaan dan logo harus dicantumkan di bagian paling atas. Umumnya, orang tidak langsung mengingat nama seseorang. Tetapi, seseorang bisa lebih mudah mengingat punya kenalan di perusahaan atau institusi tertentu. Jika seseorang melihat brand atau logo perusahaanmu di suatu tempat, kemungkinan besar dia akan mengingat kamu juga.  

2. Nama lengkap dan jabatan

Nama lengkap dan jabatan sangat penting dicantumkan dalam kartu nama. Saat memberikan kartu nama pada seseorang, tentu kamu memiliki tujuan mengenalkan dirimu sebagai pemegang tanggung jawab tertentu di suatu perusahaan. Jika kamu adalah seorang manajer produk, jangan lupa cantumkan jabatanmu di kartu nama.

3. Informasi kontak

Sertakan juga nomor kontak yang bisa dihubungi di kartu nama. Dengan tujuan memperluas networking, kamu perlu mencantumkan informasi kontak yang bisa dihubungi, semisal nomor telepon kantor dan email. Kamu juga mencantumkan nomor handphone pribadi, jika tidak keberatan.

Sedikit tips untuk email, sebaiknya kamu membuat email resmi perusahaan yang namanya sama dengan website perusahaan. Email resmi perusahaan akan memberikan kesan lebih formal.

4. Website

Jangan lupa mencantumkan juga website perusahaan, jika ada. Dengan begitu, penerima kartu nama, bisa langsung menelusuri perusahaan atau produk yang sempat kamu tawarkan kepada mereka. Kepemilikan website juga membuat kesan perusahaan lebih formal mengelola usaha.

5. Media sosial

Di masa ini, media sosial menjadi salah satu media untuk promosi yang efektif. Bahkan, banyak orang menghubungi pihak lain atau perusahaan lain lewat pesan langsung (direct message) dan kolom komentar pihak perusahaan. Media sosial juga bisa menjadi wadah memperkenalkan produk dan event bisnis.

Namun perlu diingat, pisahkan media sosial pribadi dengan urusan bisnis. Jika kamu ingin mencantumkan media sosial untuk kepentingan bisnis, pastikan konten media sosial kamu fokus kepada produk dan bukan celotehan pribadi.  

Kesimpulan

Kartu nama masih menjadi media perkenalan offline yang efektif saat ini. Kamu bisa membangun personal branding sekaligus menawarkan produk atau jasa kepada calon konsumen saat memberikan kartu nama. Namun, kartu nama harus dibuat dengan standar acuan agar lembaran kecil ini tidak tertukar dengan kartu lainnya. Meskipun tidak ada kewajiban menggunakan standar ukuran tertentu, biasanya, kartu nama dibuat dengan standar ukuran yang sering digunakan di masing-masing negara. Untuk di Indonesia, ukuran standar kartu nama adalah 9 cm x 5,5 cm.