Download sekarang
  • Media promosi

  • Pembukuan usaha

  • Info bisnis

  • Buku hutang

Strategi Promosi dan Contohnya yang Cocok untuk Usaha Kamu

Contoh strategi promosi yang cocok untuk usaha kamu (Foto:123rf.com)
Contoh strategi promosi yang cocok untuk usaha kamu (Foto:123rf.com)

Setiap meluncurkan promosi, pastilah kamu ingin berbuah manis yaitu datangnya pembelian. Kamu tidak ingin, uang yang kamu keluarkan untuk promosi terbuang begitu saja tanpa hasil. Agar promosi berhasil, kamu perlu strategi promosi yang bagus.

Nah, ada banyak cara melakukan promosi dan contoh strategi promosi yang bertebaran. Tapi, sebaiknya jangan melakukannya secara sembarangan. Bagaimanapun juga, setiap kegiatan promosi pasti memakan biaya, tenaga, dan waktu. Meski promosi digital saat ini terbilang terjangkau, jangan sampai, upaya promosi yang dilakukan tidak memberi hasil yang diharapkan.

Strategi promosi yang kamu lakukan juga akan berpengaruh terhadap citra perusahaan atau toko milikmu. Karena itu, strategi yang disiapkan perlu dilakukan dengan masak-masak. Semakin baik citra perusahaan, semakin besar kepercayaan konsumen untuk menggunakan produkmu.

Untuk mengetahui promosi yang mau kamu lakukan, kenali dulu apa itu strategi promosi dan contoh strategi promosi yang mungkin cocok dengan usahamu. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui apa yang harus kamu lakukan sebelum mengambil langkah promosi.

Definisi strategi promosi menurut para ahli

Pengertian strategi promosi
Pengertian strategi promosi

- Pengertian strategi menurut Freddy Rangkuti

Strategi adalah alat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam kaitannya dengan tujuan jangka panjang, program tindak lanjut, serta prioritas alokasi sumber daya.

- Pengertian strategi promosi menurut Moekijat

Strategi promosi merupakan kegiatan perusahaan untuk mendorong penjualan dengan mengarahkan komunikasi-komunikasi yang meyakinkan kepada para pembeli.

- Pengertian strategi promosi menurut Lamb, Hair, McDaniel 

Strategi promosi adalah rencana untuk penggunaan yang optimal dari elemen-elemen promosi: periklanan, hubungan masyarakat, penjualan pribadi dan promosi penjualan.

Dari beberapa pengertian para ahli, secara sederhana, strategi promosi adalah serangkaian proses yang perlu kamu lakukan untuk menyiapkan promosi yang baik, mulai dari menentukan tujuan, pembuatan konsep, pengalokasikan sumber daya, dengan tujuan konsumen mengenal dan mau membeli produk yang kamu tawarkan. Tanpa strategi, mungkin promosi yang kamu lakukan tidak akan mencapai tujuannya.

Langkah menentukan strategi promosi

1. Menentukan target atau sasaran promosi

Kamu bisa menentukan target promosi berdasarkan gender, usia, status perkawinan, wilayah, atau psikologis seseorang untuk menentukan strategi promosi dan contoh promosi yang dipakai. 

2.  Menentukan tujuan promosi:

- untuk memberi informasi (informing): memberi informasi kepada khalayak agar mengenal produk, mengetahui cara kerja produk, memberi tahu ada perubahan harga, hingga meluruskan informasi yang salah.
- untuk membujuk (persuading): fungsi promosi adalah untuk membujuk konsumen untuk membeli produk tersebut.
- untuk mengingatkan (reminding): promosi memiliki fungsi untuk mengingatkan kembali konsumen akan produk kamu yang pernah dipakai sehingga menjadi pertimbangan kembali ketika membutuhkan produk tersebut.
- untuk menghibur (entertaining): promosi juga memberikan suasana yang menyenangkan kepada konsumen, sehingga mau membeli produk tersebut.

3. Membuat konsep untuk promosi

Tanpa konsep yang jelas, bisa-bisa kamu memilih cara promosi yang tidak efektif kepada konsumen. Misalnya kamu berniat menginformasikan ada diskon kepada konsumen, maka kamu tidak perlu konten yang panjang mengenai suatu produk. Cukup dengan poster cetak dan poster digital sederhana dengan kata diskon, kamu sudah bisa menarik perhatian khalayak.

4. Menentukan jangka waktu promosi

Strategi promosi yang perlu kamu pertimbangkan adalah menentukan jangka waktu promosi. Promosi tidak perlu berlangsung terus-terusan kepada konsumen agar mendorong keinginan berbelanja konsumen.

5. Menentukan jenis promo

Setelah menentukan konsep dan jangka waktu promosi, strategi promosi yang bisa kamu lakukan adalah memilih jenis promo. Misalnya diskon, cashback, hadiah, reward, bebas ongkos kirim, paket bundling, flash sale, dan masih banyak lagi.

6. Memilih bauran promosi

Bauran promosi yang bisa kamu lakukan antara lain:

- Periklanan (advertising). Iklan merupakan promosi non-personal. Biasanya berbentuk presentasi dan tidak memerlukan adanya respons interaktif dari konsumen.

- Promosi penjualan (sales promotion). Promosi penjualan adalah cara agar konsumen bisa memiliki pengalaman dengan produk atau jasa tersebut, misalnya dengan menggunakan alat peraga, lewat pameran, atau dengan tawaran diskon.

- Penjualan secara personal (personal selling). Penjualan personal ini melibatkan pertemuan tatap muka antara penjual dengan pembeli.

- Pemasaran langsung (direct marketing). Pemasaran langsung melibatkan komunikasi langsung dengan konsumen untuk memperoleh respons konsumen secara langsung. Salah satunya dengan cara menelpon konsumen untuk memperkenalkan produk dan membujuknya untuk membeli.

- Publikasi, melalui public relation atau humas. Bagian publikasi bertujuan menjaga citra perusahaan dan menjaga relasi dengan masyarakat. Dengan citra yang baik, konsumen menjadi lebih percaya akan produk-produk atau jasa yang ditawarkan dibanding penjual lain.

- Internet marketing. Internet marketing adalah cara promosi dengan media digital misalnya di media sosial, grup Whatsapp, e-commerce, menggandeng influencer, dan membuat konten menarik.

7.  Menentukan bujet yang kamu siapkan

Jangan lupa masukkan bujet dalam strategi promosimu. Saat ini, promosi dengan media digital memungkinkan kamu melakukan promosi dengan bujet terbatas. Jika ada bujet lebih, kamu bisa menggunakan promosi media digital berbayar misalnya membayar fitur push di e-commerce dan menggandeng influencer.

8. Melakukan evaluasi

Evaluasi adalah bagian dari strategi promosi. Evaluasi dilakukan terhadap pencapaian target. Jika tidak mencapai target, perlu evaluasi, apakah salah sasaran atau timing yang tidak tepat. 

Contoh strategi promosi

Contoh strategi promosi
Contoh strategi promosi

Setelah menyiapkan langkah promosi, kamu bisa memilih contoh promosi yang cocok dengan usaha kamu. 

1. Membuat konten menarik

Contoh strategi promosi adalah dengan memposting konten menarik. Tetapi, tetap harus sesuai dengan bisnis kamu, ya. Kamu bisa memposting konten mengenai tips, how to, hiburan, dan konten edukatif seputar usaha kamu.

Konten di media sosial bukan hanya untuk memperkenalkan produk kamu, tetapi juga memberi informasi mengenai jam operasional pemesanan, cara memesan, perubahan harga produk, atau CSR yang dilakukan oleh perusahaan.

Yang tidak kalah penting adalah rutin memposting media sosial secara berkala. Konten yang konsisten selalu ada dapat menjaga followers tetap mengikuti media sosial kamu. Jangan lupa menggunakan fasilitas seperti tagar atau mengikuti tren postingan di media sosial agar tetap eksis, selama tidak melenceng dengan perusahaan, value perusahaan, dan produkmu.

2. Memperhatikan waktu upload konten

Contoh strategi promosi di media sosial adalah dengan memperhatikan jam upload. Gunanya untuk mendapat perhatian pengguna secara lebih optimal. Setiap media sosial biasanya memiliki waktu prime time, yaitu di mana penggunanya sedang aktif menggunakan media sosial tersebut. Nah, di saat tersebut diyakini menjadi jam optimal untuk mengupload konten agar dilihat oleh pengguna.

Menurut berbagai sumber, waktu upload konten terbaik di Instagram adalah setiap hari sekitar pukul 11.00 – 12.00. Sedangkan di Hari Minggu, jam posting terbaik lebih panjang yaitu dari pukul 10.00 – 14.00. Bila diamati, jam-jam ini merupakan jelang waktu istirahat. Tapi, penggunaan media sosial di siang hari saat istirahat masih lebih tinggi dibanding malam hari.

3. Membangun interaksi yang aktif di media sosial

Salah satu faktor yang mendorong konsumen melakukan pembelian adalah rasa senang dan nyaman. Interaksi yang baik dapat meningkatkan engagement dengan followers atau pelanggan kamu.

Dengan kenyamanan, konsumen bisa melakukan pembelian meski belum mengetahui apakah produk yang dibelinya sesuai dengan seleranya atau tidak. Keingintahuan konsumen bisa berubah menjadi pembelian jika ada rasa nyaman yang meyakinkan dia.

Contoh strategi promosi interaksi baik dengan konsumen bisa dilakukan dengan menjawab pesan langsung (direct message), menjawab di kolom komentar dengan sopan, membuat postingan baru yang menjawab permintaan konsumen, mengadakan giveaway, atau sekadar membuat konten polling.

4. Menggunakan fitur iklan berbayar di media sosial

Jika kamu memiliki bujet lebih, contoh strategi promosi yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan fitur iklan berbayar di media sosial seperti Facebook ads dan Instagram ads. Fitur ini dapat membantu kamu menggaet konsumen baru karena media sosial tersebut memilih konsumen sesuai dengan preferensi mengenai kopi. Kenali biaya dan manfaat yang akan kamu dapatkan dari fitur ads agar optimal mengenalkan produkmu.  

5. Bekerja sama dengan influencer atau seleb media sosial

Influencer memiliki pengikut besar dengan engagement baik dengan mereka. Kamu bisa memanfaatkan hal ini. Semakin besar followersnya, kemungkinan besar semakin mahal rate untuk endorsement. Berikut tingkatan influencer yang bisa kamu ajak kerja sama:

- Influencer nano. Ini adalah influencer dengan pengikut antara 1.000 – 10.000. Meski jumlahnya paling sedikit, biasanya nano influencer memiliki engagement yang baik dengan pengikutnya dan memposting konten yang mereka benar-benar kuasai.

- Influencer mikro. Ini adalah influencer dengan pengikut 10.000 – 100.000. Influencer mikro juga biasanya masih memposting konten yang mereka kuasai. Selain itu, mereka biasanya masih memiliki hubungan yang intens dengan pengikutnya.

- Influencer mid-tier. Ini adalah influencer dengan pengikut 100.000 – 500.000. Influencer ini biasanya tidak memiliki hubungan intens lagi dengan pengikut, tetapi jangkauan pasarnya lebih luas.

- Influencer makro. Ini adalah influencer yang memiliki 500.000 – 1.000.000 pengikut. Di Indonesia, tingkatan ini sudah cocok disebut dengan selebgram. Dengan pengikut yang besar, mereka biasanya memiliki spesifikasi jenis konten yang diunggah.

- Influencer mega. Influencer mega adalah yang pengikutnya di atas 1 juta orang dan masuk kategori selebritas. Dengan jangkauan sangat luas, biasanya, bekerja sama dengan mereka harus merogoh kocek cukup dalam.

6. Memberikan ragam promo dan diskon

Contoh strategi promosi untuk usaha kopi kamu adalah dengan memberikan promo dan diskon, seperti buy 1 get 1, promosi bebas ongkir, bundling produk, atau diskon setelah nilai pembelian tertentu. Pemberian promosi bisa menggaet pelanggan baru dan membuat senang pelanggan lama.  Tentu saja, promo diskon ini tidak bisa dilakukan setiap hari karena membuat konsumen bertanya-tanya mengenai kualitas produk kamu karena dibanderol dengan harga murah.

Kamu bisa membuat promo di momen spesial, misalnya di hari raya atau di Hari Senin untuk menyemangati pekerja di awal pekan. Promo harga ini juga bisa dilakukan untuk mengantisipasi penurunan penjualan, misalnya di akhir bulan atau di hari biasa. Dengan begitu, kamu bisa membuat stabil angka penjualan dalam satu pekan.

Kesimpulan 

Beragam strategi promosi dan contohnya bisa kamu tiru untuk mengembangkan usaha kamu. Namun, jangan asal pilih dalam melakukan promosi agar tenaga, waktu, dan uang yang dikeluarkan untuk promosi tidak sia-sia. Cermati strategi yang bisa kamu lakukan dan kamu optimalkan. Sukses terus usahanya!

Yuk, mudahkan pembukuan usahamu dengan BukuMitra!

Download di Google Play Store