10 Cara Membuat Desain Katalog Produk yang Baik dan Menarik

Desain katalog produk yang bisa kamu contoh (Foto:123rf.com)
Desain katalog produk yang bisa kamu contoh (Foto:123rf.com)

Saat kamu melihat katalog produk dan mudah mencari informasi di dalamnya, kamu sedang melihat desain katalog produk yang baik. Jika desainnya tidak baik, pastilah kamu akan bingung mencari informasi. Ujung-ujungnya, kemungkinan besar membatalkan rencana pembelian.

Itu alasannya, desain katalog produk harus dibuat dengan baik dan benar, bukan hanya menarik. Melihat katalog produk merupakan cara konsumen memilih suatu barang, bahkan sebelum memegang produk tersebut. Desain katalog produk harus dibuat sebaik mungkin untuk menghadirkan pengalaman belanja meski hanya melihat gambar di atas kertas.

Kalau kamu memiliki usaha, pertimbangkanlah membuat katalog produk yang baik. Jangan sampai ketersediaan barang di tokomu tidak menjadi pilihan konsumen hanya karena tidak mendapat informasi yang cukup mengenai produk tersebut.

Jadi, bagaimana cara membuat desain katalog produk yang baik dan benar? Apa yang perlu dipersiapkan sebelum membuatnya? Simak sampai akhir ya untuk mengetahui desain katalog produk yang baik.

Contoh Desain Katalog Produk yang Baik

Contoh desain katalog produk
Contoh desain katalog produk

Sebelum mencari tahu cara membuat desain katalog, kamu perlu tahu dulu bagaimana sih desain katalog yang baik itu. Desain katalog yang baik tentunya yang mudah dipahami oleh konsumen yang membacanya. Berikut beberapa ciri-ciri desain katalog produk yang baik:

- Daftar produk tersusun baik, baik disusun berdasarkan kategori atau berdasarkan alfabet
- Memiliki gambar produk yang jelas
- Memiliki tata letak gambar dan tulisan yang konsisten
- Memberikan informasi yang singkat, padat, dan jelas mengenai produk
- Tidak memiliki tampilan terlalu ramai.
- Memiliki sampul yang mudah mencerminkan produk atau isi katalog
- Mencantumkan informasi kontak perusahaan yang mudah dihubungi
- Mencantumkan informasi terbaru dari kondisi produk

Bagaimana Cara Membuat Desain Katalog yang Baik

Cara membuat desain katalog produk yang baik
Cara membuat desain katalog produk yang baik

Setelah mengetahui ciri-ciri desain katalog yang baik, kamu bisa mempertimbangkan sejumlah cara membuat katalog yang baik dan menarik.

1. Mengumpulkan semua foto produk

Perhatikan resolusi foto produk agar tetap jelas saat dipasang di kolom katalog dengan ukuran berapapun. Kamu bisa menggunakan ponsel untuk mengambil foto produk. Jika memiliki bujet lebih, pertimbangkan menggunakan jasa fotografer produk untuk mendapatkan kualitas foto terbaik.

2. Mengenali keunggulan produk

Mengetahui dulu dengan baik semua produk yang akan dimasukkan ke katalog adalah penting. Kamu bisa menuliskan keunggulan ini di kolom deskripsi. Tapi, tidak perlu mencantumkan semua keunggulan produk dalam katalog. Cantumkan saja bagian yang penting. Jika konsumen ingin tahu lebih lanjut, mereka bisa bertanya kepada sales, membuka website atau media sosial perusahaan.

3. Menyusun tata letak gambar dan tulisan dengan konsisten

Agar memudahkan pencarian, aturlah tata letak gambar dan tulisan secara konsisten. Penggunaan tampilan yang seragam membuat tampilan katalog juga lebih enak dipandang.

4. Menyusun informasi yang dibutuhkan dalam katalog produk

Agar produk yang dipajang di katalog semakin meyakinkan, memasang keterangan adalah penting. Cantumkan keterangan ini secara ringkas, padat, dan jelas. Informasi yang perlu ada dalam katalog antara lain:

- Nama produk
- Fungsi produk
- Deskripsi mengenai produk dalam 50-150 kata
- Dimensi produk seperti panjang, ukuran, berat, volume dari produk tersebut
- Bahan baku pembuat produk, seperti aluminium, kayu, jenis kain premium, kandungan herbal, dsb
- Fitur produk
- Keunggulan produk seperti anti karat, cruelty-free, bebas alcohol, dsb
- Versi atau seri produk
- Tahun pembuatan atau peluncuran
- Sertifikasi mutu produk seperti ISO 9001, ISO 27001, dan lainnya
- Harga produk
- Diskon harga produk
- Syarat dan ketentuan terkait metode pembelian, jika ada.

5. Menggunakan font atau jenis tulisan yang mudah dibaca

Pemilihan huruf juga mempengaruhi kenyamanan konsumen saat membaca katalog.  Jangan gunakan huruf yang terlalu kecil atau sulit dibaca dalam katalog produk.

6. Memilih ukuran katalog produk

Ukuran katalog juga perlu diperhatikan. Kamu bisa mempertimbangkan lokasi pemberian katalog untuk menentukan ukurannya. Jika kamu ingin memberikan katalog kepada semua pengunjung, maka pertimbangkan membuat katalog berukuran lebih kecil agar mudah diambil dan disimpan pengunjung. Ukuran katalog dan banyaknya jumlah katalog yang dicetak akan mempengaruhi bujet kamu dalam pembuatan katalog.

7. Mengatur susunan konten dalam katalog produk

Jika kamu menyediakan katalog buku, maka kamu perlu merencanakan produk apa yang muncul lebih dulu. Produk ini sebaiknya yang mudah dikenali oleh khalayak untuk menarik perhatian. Lalu, tempatkan produk sejenis berdekatan dengan produk tersebut untuk memudahkan konsumen memilih di antara produk sejenis.

8. Membuat sampul yang bagus

Sampul yang bagus adalah yang mencerminkan produk di dalamnya. Misalnya kamu menjual berbagai produk kosmetik, maka gunakan salah satu jenis kosmetik sebagai gambar di sampul. Kamu boleh membuat gambar di sampul dengan tampilan dramatis untuk menarik perhatian konsumen.

9. Ada call to action

Apa yang kamu harapkan setelah konsumen melihat-lihat isi katalog? Pasti kamu ingin, konsumen kembali menghubungi perusahaan untuk melakukan pembelian. Untuk itu, cantumkan nomor kontak perusahaan, alamat email, website, media sosial agar mudah dijangkau kembali oleh konsumen.

10. Memasukkan informasi terbaru mengenai produk

Perbarui katalog secara berkala. Pembaruan bisa menghindari kesalahpahaman mengenai ketersediaan barang atau harga di masa mendatang. Ini juga bisa menjadi kesempatan kamu untuk mengganti sampul dan isinya. Jangan gunakan katalog lama dan mencoretnya untuk mengganti informasi terbaru. Katalog yang terlihat tidak rapi dan kotor akan menghilangkan rasa percaya konsumen kepada katalog tersebut.

Di mana bisa membuat desain katalog produk?

Untuk membuat desain katalog produk, setidaknya ada empat cara yang kamu gunakan.

Pertama, membuat desain katalog produk dengan Word.

Microsoft Word bisa membantu kamu membuat produk dengan bantuan tabel dan teks. Kamu juga bisa memasukkan gambar foto produk. Namun, karena Word merupakan aplikasi pengolah dokumen, maka pembuatan desain menjadi terbatas.

Kedua, membuat desain katalog produk dengan aplikasi desain seperti Adobe Photoshop dan CorelDraw.

Kedua aplikasi ini menawarkan fitur yang kaya untuk desain. Namun, perlu kemahiran dan daya kreativitas untuk menggunakan kedua aplikasi ini.

Ketiga, membuat desain katalog produk dengan template yang sudah disediakan aplikasi.

Saat ini, banyak aplikasi yang menyediakan template untuk pembuatan katalog. Kelebihannya, kamu tidak perlu jago-jago amat mendesain untuk membuat desain katalog. Semakin bagus daya kreativitas, pembuatan katalog bisa semakin menarik.

Keempat, membuat desain katalog produk dengan aplikasi Buku Mitra.

Aplikasi Buku Mitra dari Bukalapak juga menyediakan template katalog, loh. Kamu hanya perlu memasukkan informasi yang diperlukan seperti nama produk, foto, dan harga.

Kesimpulan

Pembuatan desain katalog produk yang baik dan benar diperlukan agar informasi mengenai produk bisa tersampaikan kepada konsumen. Ada sejumlah langkah yang bisa kamu lakukan agar desain katalog produk menjadi baik dan menarik. Persiapan menentukan tema katalog, isi informasi katalog, pemilihan foto adalah beberapa di antaranya. Pastikan katalog kamu diperbarui agar konsumen