Download sekarang
  • Media promosi

  • Pembukuan usaha

  • Info bisnis

  • Buku hutang

6 Cara Mempromosikan Produk di Sosmed yang Ampuh Menaikkan Omzet

Cara mempromosikan produk di sosmed (Foto:123rf.com)
Cara mempromosikan produk di sosmed (Foto:123rf.com)

Sosial media atau sosmed kini banyak digunakan untuk memasarkan produk dan jasa. Selain lebih mudah dan murah, jangkauan pasar sosial media juga tidak terbatas. Namun begitu, mempromosikan produk di sosmed perlu strategi karena persaingan yang ketat. Kamu perlu mengetahui cara efektif mempromosikan produk di sosmed termasuk jenis sosial media mana yang paling besar pasarnya. 

Keuntungan mempromosikan produk di sosial media

Di masa modern seperti ini, penggunaan teknologi semakin luas. Nah, yang paling banyak digunakan masyarakat saat ini adalah ponsel pintar (smartphone) dan media sosial. Umumnya, orang yang menggunakan smartphone, juga mengakses juga media sosial. Itulah sebabnya bisa dikatakan media sosial ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat luas.

Penggunaan media sosial juga efektif untuk memperkenalkan brand dan menggelar promosi. Banyak orang tertarik memasarkan produknya di media sosial karena gratis dan relatif mudah. Padahal, tetap ada tantangannya.

Karena sifatnya mudah dan gratis, persaingan untuk bisnis kamu semakin ketat. Konsumen yang mudah berpindah karena mudahnya mendapatkan informasi. Untuk iitu kamu perlu strategi untuk memasarkan produk agar tepat sasaran dan menjaring calon pembeli potensial.

Saat ini media sosial yang cukup populer antara lain Whatsapp, Facebook, dan Instagram. Nah, tiga entitas media sosial itu berada di bawah satu payung perusahaan bernama Meta, yang dulu bernama Facebook. Selain itu ada Youtube, TikTok, Pinterest, LinkedIn, dan Snapchat.  

Pengguna Facebook masih dominan sebagai media sosial. Tetapi, pengguna TikTok saat ini tumbuh dengan pesat, sehingga perlu dipetimbangkan dalam pilihan media sosial kamu. Cek di bawah, 10 sosial media dengan pengguna terbanyak tahun 2021.

Cara pempromosikan produk di sosmed yang ampuh 

Cara promosi di sosmed yang ampuh
Cara promosi di sosmed yang ampuh

 

1. Bidik pasar tertentu secara spesifik

Strategi pertama mempromosikan produk di sosmed adalah menentukan target pasar. Setiap target pasar memiliki strategi berbeda-beda untuk mendekatinya.

Tentukan pasar secara spesifik agar promosi kamu tepat sasaran. Semisal, produk yang kamu tawarkan adalah perkakas rumah tangga, maka target pasar kamu adalah pria dewasa, dengan asumsi sudah dapat menggunakan perkakas ini.

2. Pilih sosial media yang sesuai

Ada banyak pilihan media sosial saat ini. Kamu bisa mempertimbangkan pilihan media sosial karena kecenderungan penggunanya.

Misalnya, Facebook kini banyak digunakan oleh generasi milenial dan lebih berumur. Sebagian warga milenial dan Gen Z sudah bermigrasi ke Instagram, serta merambah TikTok.

Pilihlah media sosial sesuai dengan target pasarmu. Kamu bisa mengetesnya di beberapa platform lebih dulu sebelum menentukan pilihanmu.

Sejumlah ahli mengatakan untuk menggunakan satu media sosial saja agar fokus mengelolanya. Tetapi, ada media sosial yang memberikan bantuan terhubung dengan media sosial lainnya, sehingga kamu dapat merambah dua media sosial sekaligus tanpa kewalahan.

3. Kenali media sosial yang kamu pilih

Setiap media sosial memiliki karakteristiknya masing-masing. Sering-seringlah berselancar di media sosial pilihan kamu untuk mengenali fitur-fitur yang menguntungkan.

Misalnya Facebook menyediakan akun untuk bisnis. Kenali bagaimana bisa memanfaatkan fitur ini untuk keperluan promosi. Jangan lupa, hitung juga biaya jika dikenakan biaya.

Kamu juga bisa memanfaatkan hubungan dengan komunitas tertentu. Biasanya, komunitas tertentu mengizinkan akun anggotanya ikut menumpang promosi di akun komunitas.

Kelebihannya, kamu tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk mencari penonton. Tapi, cari tahu caranya dan hitung juga biayanya jika ada komisi untuk menumpang promosi ini.   

4. Buat konten menarik

Ada beberapa jenis konten yang bisa kamu gunakan di media sosial. Konten kreatif diperlukan untuk menarik perhatian. Konten kreatif ini juga mendorong orang yang melihatnya, membagikan konten tersebut. Dengan begitu, pemasaran sudah terjadi lebih luas.

Sesuaikan konten kamu dengan karakteristik media sosial yang kamu gunakan dan mayoritas pengguna lainnya.  

5. Lakukan komunikasi efektif

Pernah mendengar komentar, “admin tidak ramah, bintang satu”?

Nah, komentar seperti ini akan mempengaruhi persepsi secara luas kepada calon pembeli potensial lain. Jangan biarkan masalah komunikasi menjadi penghambat untuk penjualan kamu.

Membangun komunikasi adalah hal penting dalam mempromosikan produk di media sosial. Jangan bosan menjawab dengan perlu pertanyaan di kolom komentar atau pertanyaan langsung (direct message) yang dilontarkan pembaca atau penonton.

Komunikasi ini juga membantu kamu memberikan informasi-informasi yang lebih detail kepada calon pembeli potensial.  

6. Menampilkan harga atau tidak menampilkan harga?

Kamu pasti pernah melihat ada akun yang mempromosikan produk sambil mencantumkan harga jualnya. Ada juga yang tidak mencantumkan harganya. Kedua cara ini tidak ada yang salah. Penggunaannya bisa disesuaikan dengan produk yang kamu tawarkan.

Sejumlah ahli mengatakan, pilihan mencantumkan harga di media sosial lebih cocok untuk produk yang banyak di pasaran dengan harga terjangkau. Jika kamu memasarkan produk dengan kategori ini, harga menjadi hal yang paling bisa mempengaruhi keputusan pembeli.

Sedangkan jika produk yang kamu pasarkan eksklusif atau bernilai tinggi, tidak perlu mencantumkan harga, tetapi mudahkan akses pembeli untuk memesan atau bertanya lebih lanjut mengenai produk ini.

Biasanya, calon pembeli produk eksklusif ini tidak sensitif terhadap persaingan harga, tetapi lebih membutuhkan kepastian mengenai mutu produk yang ditawarkan. Karena itu, komunikasi lebih memadai, diperlukan oleh calon pembeli kategori ini.

Baca juga: 

Pengertian Poster Digital, Jenis, dan Manfaatnya

Jenis-Jenis Media Promosi untuk Bantu Tingkatkan Penjualan

Contoh Media Promosi Online untuk Bantu Bisnis Berkembang

Berikut 10 media sosial dengan pengguna aktif tertinggi di tahun 2021

Sosial media dengan pengunjung terbanyak
Sosial media dengan pengunjung terbanyak

 

1. Facebook

Dengan pengguna aktif bulanan atau monthly active users (MAU) mencapai 2,89 miliar pengguna, Facebook merupakan media sosial paling luas digunakan saat ini. Facebook juga menjadi media sosial paling mapan memberikan fitur untuk pebisnis karena menjaring komunitas yang luas.

Jika target pasar kamu yaitu di atas usia 30 tahun, kamu bisa mempertimbangkan Facebook sebagai media sosial pemasaran.

2. Youtube

Youtube selalu masuk dalam pencarian populer dengan pengguna aktif bulanan (MAU) lebih dari 2 miliar pengguna. Youtube juga memiliki jangkauan target pasar lebih luas, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Kontennya juga luas mulai dari edukasi hingga hiburan.

Sesuaikan konten dengan target pasar penonton kamu. Konten yang paling banyak dicari di Youtube antara lain tutorial dan video yang membutuhkan penjelasan cukup panjang. Video dengan durasi singkat maupun lebih panjang sama efektifnya tergantung dari konten dan target pasarnya.

3. Instagram

Dengan MAU melebihi 1 miliar per bulan, Instagram menjadi platform yang paling banyak digunakan untuk usaha. Konten yang cocok digunakan di Instagram adalah foto-foto yang sedap dipandang, menarik, dengan desain unik. Atau bisa juga video selfie yang berbicara langsung kepada audiens.

Jika target pasar kamu berusia di bawah 40 tahun, kamu bisa mempertimbangkan Instagram sebagai media pemasaran yang efektif.  

4. Whatsapp

Whatsapp merupakan aplikasi pesan instan yang sudah luas digunakan untuk komunikasi saat ini. Kelebihan whatsapp adalah tidak memerlukan kuota pulsa, sehingga hanya menggunakan kuota internet. Pengguna aplikasi ini juga cukup leluasa karena bisa mengirim teks, gambar, dan video.

Kelebihan Whatsapp adalah memudahkan pengguna masuk dalam jaringan atau grup tertentu. Dengan begitu, lebih mudah mencari target pasar untuk kamu.

5. Line

Seperti Whatsapp, Line juga merupakan aplikasi pesan instan yang banyak digunakan di Indonesia. Percakapan yang dilakukan tidak membutuhkan pulsa tetapi kuota internet. Dengan Line, kamu juga bisa berbagi jenis kiriman seperti teks, gambar, video. Line populer karena memiliki berbagai stiker yang lucu. Fitur Line Jobs untuk mencari pekerjaan dan portal berita Line Today menjadikan aplikasi ini banyak digunakan.

6. TikTok

Tak dipungkiri, TikTok menjadi media sosial yang naik daun saat ini. Banyak orang menonton konten TikTok dari platform lainnya. TikTok kini menjaring sekitar 800.000 pengunjung aktif per bulannya dengan rentang usia luas dari 16 – 35 tahun.

Konten ini bertumbuh pesat karena kemudahannya membuat video dan disertai pilihan musik yang menarik perhatian. Konten yang cocok untuk platform ini antara lain video pendek yang menghibur, bersifat komedi, dan menarik lainnya.

7. Twitter

 Twitter kini memiliki sekitar 300.000 pengguna aktif bulanan. Sekitar 40% pengguna ini cukup aktif berselancar di Twitter beberapa kali dalam sehari, terutama karena penggunaan terbatas 240 karakter. Mayoritas pengguna aktif di Twitter berusia 35 – 65 tahun.

Twitter merupakan media yang populer untuk mengkomunikasikan breaking news, penjelasan singkat, dan langsung kepada pembaca. Karena itu, video atau gambar singkat, disertai dengan penjelasan yang ringkas paling cocok untuk platform ini.

8. Pinterest

Pinterest menjadi populer karena kontennya berupa gambar atau foto menarik, disertai kecenderungan memberi inspirasi. Mulai dari inspirasi memasak sampai kerajinan tangan atau do it yourself (DIY). Pinterest juga menghubungkan konten dengan website atau sumber lain, sehingga pengguna mendapatkan informasi lebih luas lagi.

9. LinkedIn

Linkedin adalah media sosial yang cukup berbeda dengan lainnya karena berfokus pada jaringan profesional. Dulu, Linkedin hanya digunakan untuk mencari kerja dan perusahaan mencari profesional. Sekarang, Linkedin sudah berkembang untuk membangun kemitraan dan mencari relasi profesional. Dengan begitu, kamu bisa melakukan branding dan melakukan strategi pemasaran digital.

10. Snapchat

Meskipun mendapat persaingan ketat dari platform media sosial lainnya, Snapchat banyak digunakan oleh pengguna berusia di bawah 25 tahun. Media sosial ini lebih sering digunakan untuk berbagi kabar terbaru dan berkomunikasi dengan teman lewat video dan gambar yang berusia tayang singkat.

Konten yang cocok untuk platform Snapchat berbentuk video engaging atau berbicara langsung dengan audiens. Tetapi, kamu tidak bisa terus-terusan menyodorkan produk kamu dengan platform ini karena mayoritas penggunanya datang untuk mencari hiburan. 

Yuk, mudahkan pembukuan usahamu dengan BukuMitra!

Download di Google Play Store