50 Kata Sindiran Halus Menagih Utang

Kata sindiran halus menagih utang (Foto:123rf.com)
Kata sindiran halus menagih utang (Foto:123rf.com)

Menagih utang sebenarnya bukan perkara mudah. Ada rasa tidak nyaman, terutama saat yang ditagih malah menghindar.  Belum lagi, jika orang berutang malah menolak mentah-mentah, seakan-akan kamu yang sedang membutuhkan uang. 

Dalam kasus begini, rasanya ingin menumpahkan kekesalan. Salah satu caranya yaitu melemparkan kata sindiran halus. Dengan begitu, orang yang mempunyai utang kemungkinan akan merasa dan akhirnya mau mengembalikan uang pinjaman. 

Kata sindiran adalah salah satu cara mengungkapkan perasaan tidak enak kepada seseorang. Saat ini, sudah ada media sosial yang memberikan tempat untuk mengeluarkan unek-unek. Jadi, tidak sulit menulis kata sindiran halus dengan harapan dibaca oleh orang yang dituju sebenarnya. 

Kata sindiran halus ini bisa kamu samarkan dengan kata-kata lucu atau kata-kata bijak. Cara ini bisa menyamarkan ketegangan dari unek-unek yang kamu keluarkan. Bagaimana cara membuat kata sindiran halus menagih utang agar si peminjam dapat terketuk hatinya membayar utang? Simak kata-kata sindiran yang bisa kamu pilih.  

Kata Sindiran Halus Menagih Utang yang Bisa Kamu Gunakan

Kata sindiran halus menagih utang
Kata sindiran halus menagih utang

Adarusa merupakan salah satu kosa kata dalam KBBI yang jarang diketahui. Adarusa memiliki arti “seseorang yang meminjam sesuatu namun sama sekali tidak ada keinginan untuk mengembalikannya lagi, baik itu dalam hal uang maupun barang”.

Ini merupakan postingan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Instagram yang segera ditanggapi ribuan pengikutnya. Kata-kata yang memberi wawasan baru ini dapat digunakan untuk menyindir si peminjam uang yang tidak terlihat itikad baiknya membayar utang apalagi mengabari kondisinya. 

Selain kata-kata tersebut, kamu juga bisa menggunakan berbagai kalimat sindiran untuk orang yang meminjam uang namun susah ditagih. 

  1. "Bilang sama Dilan, nahan rindu itu tidak berat. Yang berat itu nagih utang ke temen". 
  2. "Gak pernah nyesel udah baik ke orang lain. yang bikin kesel itu, kadang yang dibaikin suka gak tau diri".
  3. "A: Assalamualikum.

       B: Walaikumsalam.

       A: Mau gak aku bantu meringangkan bebanmu di akhirat kelak?

       B: Mau. Bagaimana caranya? 

       A: Bayar utangmu".

4.   "Nagih utang tapi ngemisnya kayak kita yang mau ngutang!" 

5.   "Ada 4 mahkluk yang bisa menghilang sewaktu-waktu. Malaikat, setan, jin, orang gak bayar utang"

6.   "Ngomong enggak enak, ditahan bikin nyesek. Apa hayo? Mau nagih utang".

7.   "Rasulullah shallallahu 'alaihi wassallam bersabda: Sesungguhnya yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik dalam membayar utang (HR. Bukhari no.2293)"

8.   "Punya utang tapi selalu sosialita kemana-mana. Giliran ditagih malah ngeles bilangnya enggak punya duit. Ada..."

9.   "Ada orang pinya utang tapi hidupnya foya-foya melulu sampe-sampe lupa kalau punya utang. Adaaaa!"

10.  "Terkadang, orang tidak bayar utang itu bukan karena ga ada uang. Tapi karena ga ada niat. Kalau udah niat, ga ada uangpun akan dicari biar ada dan bisa bayar utang meski dicicil sedikit demi sedikit". 

11.  "Mantan diinget-inget. Utang dilupain"

12.  "Pohon tomat di tengah sawah, petik buahnya sebelum berlayar. Di sosmed terlihat mewah, tapi utangnya tak pernah dibayar".

13.  "Malam-malam menonton mayang, lampu redup tidak terang. Saat meminjam wajahnya Mayang, saat ditagih wajahnya garang". 

14.  "Kalau lagi butuh pinjeman, datangnya kayak kilat. Begitu ditagih, ilang kayak buronan".

15.  "Zaman sekarang, yang diutangin lebih galak daripada yang mengutangi."

16.  "Selalu bilang tak punya uang saat ditagih, tapi isi Instagram Stories-nya jalan-jajan terus. Kan bikin sedih."

17.  “Riset membuktikan, orang akan mulai lupa amnesia jika ditanya soal utang."

18.  "Lebih baik terlihat apa adanya, daripada terlihat punya segalanya namun hasil utang."

19.  "Janji adalah utang. Dan utang tetaplah utang, yang harus dibayar kembali suatu saat nanti."

20. "Jangan berutang kalau memang tidak punya sumber untuk membayarnya. Jangan ingin kebutuhan tersier kalau memang buat kebutuhan pokok saja masih susah. Akhirnya menyusahkan keluarga orang lain."

21.  "Lebih baik tidur dengan perut yang lapar daripada bangun tidur dengan banyak hutang."

22.  "Sebaik-baiknya kalian adalah orang yang mengembalikan hutang."

23.  "Beberapa orang terjebak dalam kebahagiaan pamer di sosial media, sampai lupa tumpukan utang di dunia sosial yang nyata."

24.  "Jangan pernah berutang, jika utang itu hanya untuk membuat Anda seakan-akan terlihat lebih sukses dari orang-orang di sekeliling Anda, karena inilah yang dimaksud dengan hidup di dalam ilusi." 

25.  "Saat minjemin duit ke temen, gue dianggap malaikat penolong. Saat gue nagih, gue dianggap malaikat pencabut nyawa."

26.  "Jangan karena utang rezeki orang terhalang."

27.  "Utang itu berat kawan, karena di akhirat nanti tak ada rupiah yang membayarnya."

28.  "Di saat menagih utang ke orang lalu bilang tidak ada uang, di situ kadang saya merasa sedih."

29.  "Sering posting jalan-jalan tapi bayar utang kapan-kapan."

30.  "Minjemnya melas-melas. Bayarnya males-malesan"

31.  "Percuma mobil gonta-ganti, pas ditagih utang buat melarikan diri".

32.  "Kamu kayak siluman, deh. Tiba-tiba hilang ketika ditagih utang".

33.  "Kalau lagi butuh duit, deketin. Kalau ditagih, jauhin".

34.  "Katanya mau bayar besok. Pas ditagih minggu depan, pas ditagih bulan depan. Gitu terus sampai dompet jamuran"

35.  "Lebih baik di-ghosting gebetan daripada sama tukang utang"

36.  "Pacar doang ganteng, utangnya di mana-mana".

37.  "Duit utang memang bikin senang, tapi lama-lama bikin tidak tenang"

38.  "Ngomong sedikit, sekalinya ngomong minjem uang"

39.  "Beli barang dengan utang memang bikin gaya, tapi tetep tidak kaya"

40.  "Utang tetap menjadi utang. Jangan sampai mati membawa utang"

41.  "Jangan berjanji deh kalau tidak mau diingatkan. Jangan berutang, kalau tidak mau ditagih"

42.  "Jangan karena utang, rezeki orang terhalang"

43.  "Kalau mau pamer apa-apa di internet atau media sosial pastiin dulu kamu gak punya utang"

44.  "Walaupun akan menjadi miskin dengan membayar utang, itu lebih baik daripada mati dalam utang"

45.  "Kamu tidak akan pernah aku lupakan dalam hidupku, karena kamu masih punya utang kepadaku."

46.  "Uang itu ibarat mantan, sulit dilupakan ya beb!"

47.  "Sekarang zamannya yang diutangin lebih kelihatan mewah daripada yang ngutangin"

48.  "Utang seperti api. Makin besar utang makin mungkin utang tersebut membakar dan menyiksamu."

49.  "Utang akan menyeret orang yang miskin menjadi lebih miskin dan tersiksa"

50.  "Kamu kalau ngutang, mau aku yang nagih atau malaikat yang nagih?"

Kata Menyindir Halus dalam Agama Islam

Perbuatan saling sindir sudah menjadi kebiasaan orang zaman sekarang sebagai cara menumpahkan kekesalan. Tapi, apakah kamu melakukannya dalam koridor yang sesuai dengan Islam? 

Dalam Islam, menyindir diperbolehkan. Ust. Dr. Wahbah Zuhaili dalam bukunya Al-fiqhu Al-islam Wa Adillatuhu menjelaskan, segala permasalahan tergantung tujuan atau niat. Ketika menyindir dengan maksud membalas dendam, iri dengki, syirik, dan mencela, tidak diperbolehkan.  

Tetapi, menjadi haram jika menyindir bertujuan mengubah sesuatu agar menjadi baik, maka menyindir diperbolehkan. Tetapi, itu pun tidak boleh dilakukan untuk menyakitkan hati. 

Kata sindiran boleh dilakukan asal dengan adab, yaitu:

  • Untuk meminta Ridha Allah SWT
  • Menyindir tanpa mempermalukan atau mengolok-olok
  • Menyindir secara langsung kepada orang yang dituju dan tidak di depan banyak orang
  • Menyindir dengan halus dan sopan

 

Kesimpulan

Demikian caranya melontarkan kata sindiran halus menagih utang. Kamu bisa menggunakan kata-kata yang lucu, kata-kata bijak, kutipan dari Alquran, atau pantun untuk menuliskannya. 

Namun, perlu diingat, melontarkan sindiran pun ada batasannya. Dalam hukum Islam, kata sindiran halus tidak boleh ditujukan untuk membalas dendam atau mengolok-olok seseorang. Sebaiknya, sindiran disampaikan langsung kepada orang yang bersangkutan tanpa menyakiti hatinya. 

Jadi, agar kata sindiran halus menagih utang ini efektif dan tetap sopan, pilih-pilih kata-kata yang kamu inginkan. Menagih utang, yuk, bisa yuk!

Yuk, mudahkan pembukuan usahamu dengan BukuMitra!

Download di Google Play Store